Rabu, 09 Mei 2018 16:02 WIB

Berteduh di Bawah Jembatan Tak Boleh, Bagaimana Kalau di Halte?

M Luthfi Andika - detikOto
Pemotor Berteduh di Kolong Jembatan. Foto: Rengga Sancaya Pemotor Berteduh di Kolong Jembatan. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Di saat hujan datang, banyak pengendara motor yang memutuskan untuk meneduh di bawah kolong jembatan atau flyover. Disarankan untuk tidak melakukan itu ya, karena hal itu bisa mengganggu pengendara lain bahkan bisa membahayakan yakni menjadi penyebab kecelakaan.

Tapi bagaimana peran halte-halte yang berada di pinggir jalan ya? Apakah bisa dijadikan tempat meneduh semua pengendara motor? Hal itu dijawab oleh Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu.



"Halte itu bukan tempatnya berhenti itu untuk orang-orang tempat berteduh, kalau terjadi itu akan menyebabkan kemacetan," kata Jusri, kepada detikOto.

Jusri bahkan ikut menjelaskan, jika pengendara motor semuanya berteduh di halte, maka akan ikut mengganggu masyarakat yang ingin naik kendaraan umum.



"Mau masuk ke halte jadi susah (transportasi umum), kita sebagai pengendara harus pahami bahwa kita harus berbagai dengan pengendara lain," ujarnya.

Sehingga Jusri menilai pemerintah, memang harus benar-benar buat simulasi kemacetan untuk menciptakan wadah-wadah untuk pengendara roda dua berteduh di kala hujan. Atau buat simulasi dampak kemacetan saat pengendara motor berteduh. (lth/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed