Kepada beberapa wartawan, Endro Sutarno selaku Technical Training AHM memaparkan bahwa hal tersebut memang sering kali terjadi pada skutik. Karena, disamping kemudahan mengendarainya motor tersebut tidak memiliki engine brake sehingga pengendara motor hanya mengandalkan rem depan dan belakang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena itu, dia pakai rem ini terus menerus saat turunan. Sehingga pada keadaan tertentu rem nya akan terjadi panas. Maka minyak rem nya mendidih karena ada gesekan ke cakram," lanjut Endro.
Saat diposisi tersebut, papar Endro, akan ada gelembung udara di selang rem. Sehingga akan ada angin palsu. Maksutnya, rem tetap bisa ditekan namun sebenarnya ia tidak menggigit cakram.
"Itu di motor dan mobil bisa terjadi walau sudah CBS, ABS, tromol, cakram, semuanya. Maka kadang-kadang ada bus yang turun pertama bisa lancar, lama-lama ngelos walaupun sebenarnya rem itu masih bisa diinjak," ucapnya.
Nah kalau sudah seperti ini, apa yang harus dilakukan ya?
"Pada saat itu lebih baik turun dari motor, diamkan dahulu serta siram dengan air. Dibagian cakramnya," saran Endro. (ruk/lth)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin