Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Jumat 13 April 2018, 20:01 WIB

Heboh! Ini Kecepatan Maksimal Motor Listrik Jokowi

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Heboh! Ini Kecepatan Maksimal Motor Listrik Jokowi Dalam kunjungannya ke Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Presiden Jokowi menaiki motor listrik bersama Ibu Iriana. Motor listrik tersebut rupanya rakitan Gresik.Foto: dok. Biro Pers Setpres
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggunakan motor listrik saat blusukan di Agats, Kabupaten Asmat, Papua. Jokowi menggunakan motor listrik dari WIM Motor (anak perusahaan produsen sepeda WIM Cycle), yaitu WIM Zero 8i. Heeeboh!

Tapi seberapa tangguh motor listrik itu?

Kalau spesifikasi di atas kertas, motor listrik tersebut bisa menjangkau jarak 50 sampai 80 kilometer dalam kondisi baterai penuh. Waktu pengisian baterainya sampai delapan jam.

Foto WIM MotorFoto WIM Motor Foto: WIM Motor


WIM Motor Zero 8i menggunakan motor listrik 48 volt 1.000 watt. Motor itu menggendong baterai 48 volt 20 Ampere hour.

"Kecepatan kurang lebih ya 35-40 km/jam," kata Sales and Marketing Manager WIM, Wenson kepada detikOto, Jumat (13/4/2018).

Kecepatan segitu sudah cukup untuk mobilitas masyarakat di Agats. Terlebih, mayoritas warga di sana juga sudah menggunakan motor listrik."Ya lumayan lah untuk mobilitas di sana," ujar Wenson.

Wenson mengatakan, WIM Motor sebenarnya sudah lahir dari 2009. Motor listrik itu hanya dijual di Papua, khususnya di Agats.

Motor listrik WIM Motor Zero 8i yang dipakai Jokowi harganya tidak sampai puluhan juta. Menurut Wenson, motor itu biasa dijual dengan kisaran harga Rp 12-13 jutaan.

Sekadar diketahui, WIM Motor Zero 8i menggunakan motor listrik 48 volt 1.000 watt. Motor itu menggendong baterai 48 volt 20 Ampere hour. Motor itu biasa dijual dengan kisaran harga Rp 12-13 juta.



Makanya, motor itu laris di Papua yang dijadikan untuk mobilitas hariannya. Sementara di Pulau Jawa, motor listrik lebih laris yang watt-nya kecil, biasanya untuk keperluan jarak pendek seperti ibu-ibu di komplek perumahan atau hanya ke pasar.

"Sementara di Agats, motor listrik sepertinya benar-benar digunakan sebagai salah satu moda transportasi harian. Sehingga watt besar saya rasa dibutuhkan untuk kemampuan daya angkut. Watt itu seperti cc lah kalau di kendaraan bermesin. Semakin besar wattnya semakin kuat torsinya," kata Wenson.

(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed