Senin, 29 Jan 2018 13:15 WIB

Yamaha Lexi, Calon Pesaing Berat Honda Vario di Kelas Matik 125 Cc?

Muhammad Idris - detikOto
Foto: Rendi Herdiansyah Foto: Rendi Herdiansyah
Jakarta -

[Gambas:Video 20detik]

Segmen skutir matik kelas 125 cc kedatangan pemain baru. Ini setelah PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) meluncurkan motor Maxi terbarunya, Yamaha Lexi.

Dengan kapasitas silinder yang sama 125 cc dan harga dibanderol di bawah Rp 20 juta untuk varian termurahnya, Lexi memang diposisikan bersaing secara langsung dengan Honda Vario.

Wakil Presiden Eksekutif YIMM, Dyonisius Beti, mengatakan kehadiran Lexi melengkapi line up motor Maxi perusahaan berlogo garpu tala tersebut di Indonesia. Lexi sendiri memiliki berat lebih ringan dibandingkan Nmax.

"Sesudah Nmax sukses dan jadi fenomena di Indonesia, kemudian muncul pertanyaan kapan Nmax 125 cc muncul? Kami selalu lihat dari sisi suara konsumen," jelas Dyon, sapaan akrabnya, di Jakarta.

Infografis Yamaha LexiInfografis Yamaha Lexi Foto: Mindra Purnomo


Motor Lexi dibekali dengan mesin terbaru dari Yamaha yakni Blue Core 125cc LC4V. Lexi dipasarkan dalam dua tipe yakni Lexi dan Lexi S.

Mulai diproduksi masal pada April 2018, Lexi dilengkapi lampu depan LED, digital spidometer, takometer, electric power socket, lampu hazard, dan ban tubeless. Sedangkan pada Lexi S, memiliki fitur tambahan berupa keyless dan suspensi jenis sub-tank.

Menurut Dyon, desain dari Lexi sendiri terinspirasi dari kebutuhan-kebutuhan konsumen di Indonesia. Sehingga jok dibuat panjang, serta pijakan kaki yang lebar.

"Kami selalu melihat dari suara konsumen. Konsumen Indonesia juga butuh space yang besar. Salah satunya bawa galon, ini pertama kali di Indonesia desainnya. Kebutuhan kedua, kalau ibu-ibu kita lihat pakai Nmax banyak sekali. Lexi ini sudah kita pikirkan cc-nya lebih kecil, tapi akselerasinya bisa sama (dengan Nmax). Karena luas untuk bawa barang belanja. Untuk posisi riding juga punya seat lebih panjang," ujarnya.

Bahkan, dia secara langsung menyebut, kehadiran Lexi juga untuk mengakomodir pesatnya pertumbuhan ojek online. Salah satunya dengan menyediakan colokan charger untuk smartphone.

"Kalau lihat feature-nya ini sangat baik dan sangat cocok berguna untuk taxi driver ojek-ojek. Karena seat lebih panjang. Karena wanita kadang enggak mau dekat-dekat dengan taxi driver, jadi ada jarak. Ini paling cocok untuk taxi driver, dan kita klaim ini pertama di Indonesia," pungkas Dyon.

Sebagai informasi, persaingan di roda dua segmen matik memang cukup ketat. Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), sepanjang 2017 Honda berhasil menjual Vario Series sebanyak 1.200.287 unit.

Motor pabrikan Honda lainnya yakni Beat tercatat jadi yang paling laku keras dengan terjual 1.959.263 unit. Kemudian Honda Scoopy 612.197 unit, Honda Revo 152.479 unit, dan Honda Supra X 125 sebanyak 128.432 unit.

Sementara Yamaha dengan mengandalkan Nmax di periode yang sama menjual 282.097 unit. Line up lainnya yakni Yamaha Mio M3 313.109 unit, Yamaha Aerox 155 sebanyak 150.582 unit, Yamaha Fino 143.127 unit, dan Yamaha V-Ixion 109.813 unit.

(idr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed