Namun produsen mobil dalam Malaysia mengklarifikasi bahwa transaksi semacam itu tidaklah valid. Diberitakan Paultan, tawaran semacam itu diprakarsai oleh beberapa diler tertentu secara independen, tanpa sepengetahuan produsen atau Agen Pemegang Merek (APM) nya. Namun dalam keterangan keabsahan transaksi, pembayaran seperti menggunakan kriptocurrency secara tegas dilarang karena sifatnya yang tidak stabil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengetahui hal tersebut, Proton mengeluarkan pernyataan resmi dan memberi skor diler yang melakukannya. "Memang untuk melakukan penjualan mobil dan menarik pelanggan terhadap mobil kami, kami memperbolehkan menggunakan inovasi apa saja secara bebas. Kami juga mengingatkan jaringan penjualan kami untuk melakukan pertimbangan dan perhatian dalam melakukan kegiatan promosi khususnya yang tidak didukung oleh perusahaan," tulis laporan tersebut.
Kini pihak Proton tengah melakukan investigasi terhadap diler tersebut dan beberapa diler lainnya yang sekiranya menerapkan hal serupa.
Infografis Bitcoin Foto: Mindra Purnomo |
(ddn/ddn)











































Infografis Bitcoin Foto: Mindra Purnomo
Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus