Kamis, 11 Jan 2018 10:10 WIB

Penjualan Sepeda Motor Turun, Ini Tantangan Selama 2017

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Indonesia Motorcycle Show. Foto: Grandyos Zafna Indonesia Motorcycle Show. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Penjualan sepeda motor di Indonesia sepanjang 2017 lalu turun tipis dibanding 2016. Selama 2017, berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yang diperoleh detikOto, penjualan wholesales (dari pabrik ke diler) sepeda motor di Indonesia mencapai 5.886.103 unit.

Angka itu turun sekitar 0,76 persen dibanding 2016. Mengacu data AISI, penjualan motor tahun 2016 tercatat sebanyak 5.931.285 unit.



Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, mengatakan pencapaian penjualan sepeda motor tahun 2017 sudah terbilang bagus. Sayangnya, tantangan besar melanda selama semester I 2017.

"Sayang aja di semester I agak terpuruk jadi mau ngejar di semester II nggak keburu. Tantangannya lebih di semester I," kata Sigit kepada detikOto, Rabu (10/1/2018).



Ada beberapa faktor yang menjadi tantangan dalam industri sepeda motor tahun 2017. Pertama adanya kenaikan tarif listrik secara bertahap.

"Kemudian juga ada penyesuaian biaya STNK dan BPKB. Lalu OJK (Otoritas Jasa Keuangan) juga ada aturan baru," sebut Sigit.

Tantangan berikutnya waktu panen yang bergeser, kemudian kenaikan bahan bakar non-subsidi.



"Walaupun kenaikannya yang non-subsidi, tapi di daerah sekarang juga mulai sulit cari BBM subsidi. Sehingga kan konsumen agak ngerem tuh waktu itu di semester I," ucap Sigit.

Berikut data penjualan lima merek anggota AISI sepanjang 2017.

1. Honda: 4.385.888 unit.
2. Yamaha: 1.348.211 unit.
3. Kawasaki: 78.637 unit.
4. Suzuki: 72.191 unit.
5. TVS: 1.176 unit.
Total: 5.886.103 unit. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed