Rohim, salah seorang pegiat Komunitas Sapu Bersih (Saber), mengatakan dari semua jenis ranjau paku jalanan, rangka payung selama ini jadi ranjau yang paling berbahaya untuk ban motor.
"Dari semua jenis ranjau paku, jari-jari payung itu paling bahaya. Kena dikit, langsung bocor. Jangankan ban biasa, ban tubeless saja langsung bocor kalau kena ranjau jari-jari payung," ucap Rohim kepada detikOto, Senin (8/1/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ban tubeless kena paku, itu selama pakunya enggak dicabut anginnya enggak keluar. Tapi kalau jari-jari payung beda, dia ada rongga di tengah, mirip sedotan, jadi tubeless tetap bocor. Teman saya ojek online pakai tubeless, tetap bocor pas kena di Gatsu (Jalan Gatot Subroto, Jakarta-red)," ungkapnya.
"Bahkan sering kejadian mobil bos saya juga kempes karena ranjau payung," tutur Rohim yang berprofesi sebagai driver pribadi ini.
Diungkapkannya, dirinya bersama sekitar 30 anggota Komunitas Saber (Sapu Bersih) Ranjau Paku rutin menyisir sejumlah jalanan di Jakarta untuk membersihkannya dari ranjau paku.
Terakhir, dirinya menyisir jalan sepanjang sekitar 200 meter di dekat pintu tol Senayan, Jalan Gatot Subroto. Dia berhasil mengumpulkan paku dari payung sebanyak 1,5 kilogram.
"Ini saya nyisir dari jam 9.00-10.00 hari Sabtu (6/1/2018), di dekat gate (tol) Senayan. Sekitar 200 meter, sudah dapat paku payung 1,5 kg. Ini pakunya dari besi batang payung yang dibengkokkan," kata Rohim. (idr/ddn)
Komentar Terbanyak
Begini Pengakuan Polisi Sopir Rantis yang Lindas Affan Kurniawan
Pajak Mobil Indonesia Dicap Paling Tinggi Sedunia
Bayangin Aja! Pajak Toyota Avanza Rp 150 Ribu, Nggak Ada Gesek 5 Tahun Sekali