Selasa, 02 Jan 2018 15:53 WIB

Heboh Soal CRF150L yang Terbakar Gak Mati-mati, Ini Kata Honda

M Luthfi Andika - detikOto
Foto: Pool/Wahana Makmur Sejati Foto: Pool/Wahana Makmur Sejati
Jakarta - [Gambas:Instagram]

Beberapa hari terakhir, dunia maya dihebohkan dengan insiden motor Honda CRF150L yang terbakar di sirkuit. Motor diduga terbakar karena sudah dimodifikasi sistem bahan bakarnya dari injeksi jadi menggunakan karburator.

Dari video yang diunggah akun Instagram roda2blog di atas disebutkan motor mengalami kebocoran bensin dan nyamber ke kabel busi yang sobek saat jatuh, akhirnya membuat motor ini terbakar.

Yang menarik meski sudah berusaha dipadamkan dengan tanah, api masih keluar dari mesin motor. Honda pun memberikan penjelasan mengenai kabar yang beredar tersebut. Menurut Astra Honda Motor selaku Agen Pemegang Merek (APM) Honda motor di Indonesia. Seharusnya saat melakukan modifikasi jangan pernah mengganti sistem pengabutan.

"Untuk kasus terbakarnya CRF yang beredar di sosial media, konsumen melakukan modifikasi pada sistem bahan bakar (pada kasus terbakarnya Honda CRF150L. Yang semula FI, diubah menjadi sistem karburator," ujar Senior Analyst, New Model Service & Publication Dept PT AHM, Sarwono Edhi kepada detikOto.

Sarwono Edhi menjelaskan, modifikasi ini menjadi alasan dan penyebab utama Honda CRF150L ini terbakar.

"Kemungkinan perubahan tersebut, yang menyebabkan terbakarnya motor tersebut. Untuk melakukan modifikasi yang melibatkan sistem baham bakar sebaiknya dilakukan oleh orang yang berpengalaman, akan tetapi kami tidak menganjurkan konsumen melakukan hal itu," tambah Edhi.

Sarwono juga menjelaskan, sistem pengabutan injeksi juga dinilai sudah lebih baik dibandingkan dengan sistem karburator. "Karena sistem FI jauh lebih baik daripada sistem karburator, baik secara performa maupun efisiensi BBM. Untuk itu diperlukan edukasi mengenai sistem FI ini ke modifikator-modifikator, kami sedang melakukan hal tersebut, seperti saat kami meluncurkan PGM-FI pada 2011. Oleh sebab itu pada waktu itu bengkel-bengkel umum kami edukasi soal FI," katanya. (lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed