Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Kamis 16 November 2017, 11:49 WIB

Datang Kendaraan Listrik, Pemerintah Harus Pikirkan Nasib Karyawan

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Datang Kendaraan Listrik, Pemerintah Harus Pikirkan Nasib Karyawan Komponen motor listrik (Foto: Dadan Kuswaraharja)
Jakarta - Begitu ada kendaraan listrik, karyawan yang bekerja di industri kendaraan konvensional terancam kehilangan pekerjaannya. Pemerintah wajib menemukan formula untuk mengantisipasinya.

"Transformasi ini, oleh pemerintah harus diperhatikan supaya tidak terjadi nanti pada saat peralihan, terus terjadi beberapa puluh atau bahkan beberapa ribu karyawan tidak mendapatkan kerja lagi," ujar Ketua Umum Ikatan Ahli Teknik Otomotif (IATO) Indonesia Gunadi Sindhuwinata.

Mantan Ketua Umum Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia ini mengatakan motor listrik tidak memiliki komponen sebanyak kendaraan berbahan bakar konvensional.



"Coba anda bayangkan, komponen yang dipakai di kendaraan bermotor konvensional jika dibandingkan dengan kedaraan listrik akan jauh lebih sedikit. Ini tentunya kan mengurangi kepentingan untuk mengurangi komponen konvensional tersebut," tutur Gunadi.

Namun meski demikian lanjut Gunadi,bisa juga karyawan yang bekerja pada industri kendaraan konvensional dipekerjakan pada pekerjaan baru yang terkait dengan kendaraan listrik.

"Transformasi dari karakter profesi yang lama menjadi yang baru, karena kehadiran kendaraan bermotor listrik tadi membuat pekerjaan akan berkurang, dan sebagainya. Tapi kemudian, timbul pekerjaan baru. Timbul kompetisi yang ditimbulkan lainnya. Jadi memang ada transformasinya," terang Gunadi.

"Jadi memang pemerintah harus memperhatikan masalah transformasi ini, agar mereka (karyawan) tidak ada yang menganggur," pungkasnya. (khi/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
FJB Otomotif +