Executive Vice President PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Dyonisius Beti mengatakan, untuk pasar Indonesia pihaknya belum tahu berapa harga yang akan dibanderol untuk motor listrik tersebut.
Yang jelas, jika motor listrik dari produsen asal negeri sakura itu diproduksi di Indonesia harganya akan lebih murah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun di luar itu lanjut Dyon mengatakan bahwa banyak faktor yang bisa menentukan harga jual motor listrik tersebut.
Faktor yang dirasa paling penting adalah ketentuan pemerintah tentang bagaimana peraturan motor listrik itu sendiri yang pasti di Indonesia.
"komponen baterainya kan masih beda. Banyak faktor lah. Jujur bicara bahwa electric vehicle-nya ini Indonesia masih perlu menyesuaikan dengan pemerintah sedangkan peraturan pemerintah sendiri belum ada ketentuan yang fix kan gitu loh," kata Dyon.
Meski demikian, Dyon mengaku pihaknya sudah mempelajari cikal bakal ketentuan yang akan dibuat oleh pemerintah untuk motor listrik di Indonesia.
"Draftnya kita sudah baca dari Kementerian Perindustrian terkait persyaratan, spesifiaksi baterai, segala macam, tapi itu belum menajdi peraturan masih bersifat draft," lanjutnya. (khi/lth)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu