Motor Buatan Dalam Negeri Tak Harus Murah

Motor Buatan Dalam Negeri Tak Harus Murah

Dina Rayanti - detikOto
Senin, 21 Agu 2017 12:14 WIB
Motor Buatan Dalam Negeri Tak Harus Murah
Foto: Rachman Haryanto
Bogor - Tak selamanya produk buatan dalam negeri bisa dijual lebih murah jika dibandingkan barang-barang yang diimpor. Menurut Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Menristek Dikti), Muhammad Nasir harus ada insentif yang diberikan pemerintah agar produk buatan dalam negeri seperti motor atau mobil bisa dijual dengan harga yang bersaing.

"Harga itu nggak boleh dipaksakan kalau dalam negeri harus murah ya nanti kita mainkan di sini bagaimana insentif yang diberikan nanti harga itu otomatis tereduksi," kata Nasir di Bogor.

Namun hal itu tidak akan diterapkan pada sepeda motor listrik yang kini tengah dikembangkan dan disiapkan untuk produksi yaitu Gesits juga motor-motor listrik yang didatangkan dari luar. Ini berbeda dengan mobil listrik yang diimpor dari luar justru mendapatkan insentif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Populasi motor dinilai sudah besar sehingga jika tak mendapatkan insentif pun pasarnya bakalan terus tumbuh.

"Sepeda motor sudah kuat lah, nggak usah pakai insentif lagi pasarnya juga udah besar, supply komponen juga sudah kuat jadi nggak pakai insentif lagi," ungkap Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, I Gusti Putu Suryawirawan di tempat yang sama. (dry/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads