"Harga itu nggak boleh dipaksakan kalau dalam negeri harus murah ya nanti kita mainkan di sini bagaimana insentif yang diberikan nanti harga itu otomatis tereduksi," kata Nasir di Bogor.
Namun hal itu tidak akan diterapkan pada sepeda motor listrik yang kini tengah dikembangkan dan disiapkan untuk produksi yaitu Gesits juga motor-motor listrik yang didatangkan dari luar. Ini berbeda dengan mobil listrik yang diimpor dari luar justru mendapatkan insentif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sepeda motor sudah kuat lah, nggak usah pakai insentif lagi pasarnya juga udah besar, supply komponen juga sudah kuat jadi nggak pakai insentif lagi," ungkap Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, I Gusti Putu Suryawirawan di tempat yang sama. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina
Dulu Laku Ribuan Sebulan, Penjualan BYD Atto 1 Tiba-tiba Cuma 26 Unit
Isi Garasi Menteri Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 6 Triliun