"Anak muda sekarang tuh sering banget stylenya, kesukannya berubah. Inilah tantangan kita sebagai produsen sekarang," ucap Banggas Pardede selaku Market Relation 2W Manager PT SIS.
"Sekitar 80% motor sport 150cc yang ada di Indonesia pasti udah nggak standar. Knalpot nya entah keluaran mana, bannya, sayapnya, dan lain-lainnya," tambahnya kepada detikOto. "Kita harus ngikutin perubahan sifat dan karakteristik anak muda yang doyannya aneh-aneh. Ada tuh yang udah beli motor sport, dimodif lah jadi scramble, cafΓ© rider, dan sebagainya," ujar Rafi Al Gani selaku Public Relation 2W PT.SIS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melalui motor sport edisi terbaru kita, GSX-R dan GSX-S 125 dibuat lebih plain, sehingga mereka (para anak muda) punya ruang yang cukup banyak untuk kreatifitasnya, memodifikasinya," ucap Banggas.
Ia juga berharap hadirnya motor sport yang berbeda di market ini dapat menumbuhkan penjualan Suzuki kembali dan menjadikan GSX series sebagai ikon motor sport modifikasi di kalangan pemuda. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin