Menurut Executive Vice President PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Dyonisius Beti, NMAX kurang cocok jika dibuat desain layaknya MotoGP.
"Nmax DNA sedikit beda, maxi kategori, dipakai untuk posisi riding nyaman dan sebagainya, bukan untuk speedy. Sehingga beda, kita tak keluarkan versi MotoGP NMAX," ujarnya di PRJ Kemayoran.
Lanjut Dyonisius juga mengatakan, Yamaha memang sengaja memilih meluncurkan ke lima motor tersebut dengan desain MotoGP, karena memang jenisnya cocok.
"Seperti diketahui MotoGP lebih ke racing spirit, jadi lebih ke sport series, seperti R series. Sedangkan MX King itu king mopet. Sedangkan Aerox itu sport skutik, related sporty image," tutur Dyon.
Model-model tersebut sudah mulai diproduksi, dan akan mulai pengiriman mulai Senin (10/7/2017). Kelima model livery MotoGP tersebut, harganya lebih tinggi dari versi standarnya. Untuk MX King dibanderol Rp 21,6 juta, Yamaha Aerox 155 VVA Rp 24,25 juta, all new Vixion Rp 26,7 juta, all new R15 Rp 35,1 juta, dan R25 Rp 56,8 juta.












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini