Hal itu disampaikan oleh Sales and Marketing Director PT Federal Karyatama Herry Hambali. Meski ingin fokus ke pasar domestik terlebih dahulu, pasar ekspor tetap dipelajari oleh Federal.
"Kita lagi menjajaki ekspor. Tapi kita mau fokus dulu di pasar domestik. Di pasar Indonesia pun sebenarnya peluangnya masih cukup besar," kata Herry saat ditemui di kantornya di Pulogadung, Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin dua tahun lagi mungkin kita siap untuk ekspor," katanya.
Adapun pasar potensial untuk ekspor pelumas, kata Herry, yaitu negara yang populasi motornya banyak. Misalnya India dan Vietnam.
"Kalau saat ini untuk ekspor kita melihatnya ke pelumas motor dulu. Kalau Federal Mobil kami rasa di Indonesia potensinya masih sangat besar, melihat perkembangan industri mobil masih berkembang pesat," ujar Herry. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit