Selasa, 20 Jun 2017 11:10 WIB

Daripada Naik Motor, Lebih Baik Manfaatkan Mudik Gratis

Dina Rayanti - detikOto
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Musim mudik sudah tiba hingga seminggu ke depan ini. Dari tahun ke tahun, meski sudah diingatkan, masih ada saja pemudik yang mengendarai motor sebagai sarana transportasinya. Dari catatan kementerian perhubungan, 70 persen kecelakaan saat mudik masih disumbang dari pengendara sepeda motor.

Untuk tahun ini, hal yang sama pun dilakukan oleh pemerintah yang mengimbau agar para pemudik tak mengendarai sepeda motor.

"Saya mengimbau jangan naik motor untuk mudik. Kan ada mudik gratis, orang juga motornya pulang pergi," kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi kepada detikOto, Selasa (20/6/2017).

Dari pandangan safety riding, Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu juga tidak merekomendasikan mudik menggunakan sepeda motor. Kata Jusrri, mudik menggunakan motor untuk jarak jauh akan memperbesar peluang mengalami kecelakaan.

Kalau ingin tetap membawa sepeda motor ke kampung halaman, Jusri menyarankan agar pemudik mengirim motor langsung ke tujuan menggunakan jasa pengiriman paket atau kapal.

"Sekarang itu kendaraan bermotor itu bisa dikapalkan atau dipaketkan menggunakan moda transportasi lain. Nah, lakukan kombinasi perjalanan. Misalnya mau mudik ke Nganjuk, ternyata bus atau kereta api gratis yang disediakan sampai Madiun saja, maka kita turun di Madiun, kemudian lanjutkan dengan sepeda motor," kata Jusri. (dry/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com