Hal tersebut salah satunya disebabkan oleh miskomunikasi antara tenaga penjual motor dan konsumen.
"Pada waktu awal mungkin salesman tidak sesuai dengan deadline yang kita berikan jadi 3 bilang mereka takut kalau 3 bulan lost opportunity jadi mereka memaksakan dan berjanji lebih awal," tutur Presiden Direktur PT Penta Laju Jaya Motor, Kristianto Gunadi di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kita lihat brand lain motor Jepang sekalipun dia bilang kalau tahap awal itu 4 bulan , jadi sebenarnya enggak ada masalah cuma orang ada worry waktu itu. Sudah sejak dua bulan yang lalu sudah kita bereskan semua," ungkap Kris. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas