Motor konsep ini terinspirasi dari konsep BMW sebelumnya yakni BMW Motorrad Vision Next 100. BMW mengklaim akan menyatukan konektivitas digital dengan mobilitas perkotaan, dalam wujud kendaraan roda dua.
Desain dan fitur yang nantinya akan disematkan pada model konsep tersebut, dikatakan Kepala Desain Kendaraan di BMW Motorrad, Alexander Buckan, akan berbeda dan segmentif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kekuatan ekspresif yang dihasilkannya nanti, benar-benar baru untuk BMW Motorrad, yang ditampilkan dengan semua pola tampilan konvensional," tuturnya.
Berikut ulasan singkat mengenai BMW Motorrad Concept Link.
1. Dibuat khusus untuk perkotaan
|
Foto: BMW
|
Kenikmatan berkendaraa akan diutamakan pada produk ini, dengan adanya E-drive. Motor menggunakan tenaga listrik dengan baterai di bagian bawah motor dan sistem penggerak di bagian belakang motor.
Foto: BMW |
Konsumen akan dipermudah kebutuhan mobilitasnya, dengan akselerasi cepat dan handling yang mudah.
Bagian kursi dapat disesuaikan, bisa memanjang, sesuai dengan setiap preferensi.Di bawah joknya ada bagasi yang bisa memuat helm atau barang lain dengan aman.
Foto: BMW |
2. Teknologi canggih
|
Foto: BMW
|
BMW Motorrad Concept Link ini juga sengaja menampilkan teknologi yang digunakan sebagai bagian dari paket desain. Itu sebabnya panel samping tidak sepenuhnya menutupi bagian samping di bagian belakang.
Namun ada seperti sayap kecil yang membentang di sisi kendaraan seperti sayap kecil, yang memungkinkan pandangan elemen teknis seperti unit drive, tulang rusuk pendingin, lengan ayun satu sisi, pegas dan sabuk gigi, pada saat bersamaan mereka membantu memperbaiki aliran udara aerodinamis.
3. Menghubungkan pengendara, kendaraan, dan Lingkungan.
|
Foto: BMW
|
BMWM Motorrad Concept Link akan diciptakan sebagai kendaraan ramah lingkungan, yang juga akan menafsirkan hubungan antara pengendara. Motor konsep ini bahkan dapat mengetahui agenda si pengendara untuk tujuan selanjutnya, sehingga pengendara bisa merencanakan pemilihan rute yang kebih cepat.
Foto: BMW |












































Foto: BMW
Foto: BMW
Foto: BMW
Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM