"Kebanyakan H- (min) kita berangkat masih semangat, sampai di kampung kita harusnya istirahat nggak istirahat, begitu balik ke sini kondisinya udah fatigue (lelah), udah capek banget sehingga timbul kecelakaan jauh lebih tinggi," ungkap Senior Instruktur Indonesia Road Safety Agent (IRSA), Poedyo Santosa.
Memang menggunakan motor bisa menghemat biaya mudik tetapi ia menyarankan lebih baik keluar biaya lebih banyak yang terpenting perjalanan mudik bisa aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi bawa barang semampunya saja, paketin, wah keluar duit lagi tapi aman ingat safety itu mahal, kita beli kalau bisa tidak dipakai, tapi kita aman selamat sampai tujuan," sambung Poedyo. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?