Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala menyebut, saat ini pihaknya masih mempersiapkan motor listrik sebelum benar-benar dijual. Termasuk persiapan terkait koordinasi dengan pemerintah.
"Terutama dalam hal persiapan infrastrukturnya, kemudian masalah limbahnya. Kan kita harus bicara secara keseluruhan," kata Sigit saat dihubungi detikOto, Selasa (16/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tugas kita tidak hanya memproduksi, tapi juga memikirkan aftermarket, juga dampak terhadap lingkungan. Nanti kalau terjadi pencemaran kan repot. Termasuk dari baterai yang bahaya," ucap Sigit.
Saat ditanya kapan motor listrik dari anggota AISI bisa dijual di Indonesia, Sigit tak bisa memastikan. Apalagi, kata Sigit, Thailand juga baru memperkenalkan kendaraan jenis itu tahun depan.
"Kita sih maunya cepat. Tapi kan lebih baik kita persiapkan dengan matang," ucap Sigit. (rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!