Selasa, 16 Mei 2017 16:04 WIB

Biar Aman Saat Naik Motor, Minimal Pakai Perlengkapan Ini

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Foto: PT Astra Honda Motor Foto: PT Astra Honda Motor
Jakarta - Mengendarai sepeda motor itu banyak risikonya. Untuk mencegah risiko yang lebih parah, pemotor diwajibkan mengenakan perlengkapan berkendara.

Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu menyebut, safety gear atau kelengkapan keselamatan bermotor merupakan sebuah kewajiban. Dia menyebut, idealnya seorang pemotor itu menggunakan helm penuh (full face). Tapi minimal bisa pakai helm open face.

"Ada standar minimal, helm open face, kan idealnya helm full face. Kemudian idealnya goggle, bisa diganti dengan kacamata atau kaca helm, lalu sarung tangan, celana panjang berbahan denim (jeans), sepatu," sebut Jusri saat berbincang dengan detikOto melalui sambungan telepon, Selasa (16/5/2017).

Penutup mata berupa kacamata, goggle atau kaca helm, kata Jusri, sangat penting. Pelindung mata itu bisa menghindari sinar matahari langsung, debu, atau bahkan serangga kecil. Paling parah, baru-baru ini ada kasus mata pemotor yang terkena bara api rokok.

"Jangankan kena bara rokok tadi, kena debu saja bisa mengganggu konsentrasi kita. Atau kalau tidak pakai kacamata, pakai helm yang ada kacanya (selalu pasang kaca helm). Itu kan lebih simpel, kaca helm yang clear sehingga bisa dipakai siang malam. Kalau gelap kita pakai malam terus dibuka kacanya kan enggak aman juga," ujar Jusri.

Kemudian, celana panjang juga wajib. Menurut Jusri, celana panjang berbahan denim akan lebih baik melindungi bagian tubuh pemotor.

"Naik motor itu ketika jatuh, langsung tubuh kita yang kontak. Enggak kayak mobil yang ada pelindung-pelindungnya. Celana panjang berbahan denim (jeans) itu sudah standar minimal, karena denim jauh lebih baik menahan abrasi ketika terjadi gesekan ke aspal," ujar Jusri.

Kemudian sarung tangan yang diperlukan pemotor adalah sarung tangan yang menutupi jari sampai kuku-kukunya. Itu akan melindungi pemotor itu sendiri.

"Sarung tangan yang menutup seluruh sisi di mana buku-buku tangan kita dan kuku itu tercover dengan bahan yang lebih tebal. Kemudian jaket tebal," ucapnya.

Dan yang tak kalah pentingnya adalah sepatu yang menutupi bagian kaki. Menurut Jusri, pemotor tidak disarankan hanya pakai sandal saja.

"Ini menyangkut keselamatan. Ini sering diabaikan karena hal-hal kecil. Kita lihat masih ada yang naik motor pakai sandal jepit, celana pendek. Belum pernah terasa tergesek aspal kali ya," kata Jusri tertawa. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
  • Audi Tunjuk Pengganti Bos yang Ditahan

    Audi Tunjuk Pengganti Bos yang Ditahan

    Selasa, 19 Jun 2018 20:43 WIB
    Produsen mobil mewah Jerman, Audi, menunjuk Abraham Schot sebagai pengganti CEO Rupert Stadler yang ditahan oleh Kejaksaan Munich.
  • Kapten Inggris Penyuka Mobil Keluarga

    Kapten Inggris Penyuka Mobil Keluarga

    Selasa, 19 Jun 2018 19:18 WIB
    Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, menjadi pahlawan buat Inggris. Bicara soal mobil, si kapten rupanya suka mobil keluarga, atau mobil SUV.
  • Kursi Bambu Pemudik Motor

    Kursi Bambu Pemudik Motor

    Selasa, 19 Jun 2018 17:19 WIB
    Meski tidak disarankan, pemudik masih banyak yang menggunakan motor. Agar lebih nyaman mudik, mereka memodifikasi motornya.
  • Skandal Dieselgate, Bos Audi Ditahan

    Skandal Dieselgate, Bos Audi Ditahan

    Selasa, 19 Jun 2018 15:21 WIB
    Otoritas Jerman menahan bos produsen mobil mewah Audi, Rupert Stadler, dalam kasus skandal emisi mobil diesel yang dikenal dengan dieselgate
  • Intip Suzuki Jimny Model Anyar

    Intip Suzuki Jimny Model Anyar

    Selasa, 19 Jun 2018 13:58 WIB
    Setelah beredar foto-foto spyshotnya, Suzuki mulai merilis gambar Jimny model baru. Mobil offroad legendaris itu akan diluncurkan di Jepang bulan depan.
  • Mulai Besok Tol JORR Naik Jadi Rp 15.000

    Mulai Besok Tol JORR Naik Jadi Rp 15.000

    Selasa, 19 Jun 2018 13:02 WIB
    Mulai Rabu (20/6/2018), tarif tol JORR baik jarak jauh maupun dekat akan dikenakan tarif yang sama. Tarif tol akan naik menjadi Rp 15.000 untuk golongan I.