Untuk mengantisipasi hal itu terjadi pada konsumennya, Honda Jawa tengah mulai hari ini menyiagakan mekanik 24 jam dan siap dipanggil kapanpun, gratis.
Bantuan Road Emergency 24 jam tersebut diluncurkan hari ini oleh Main Dealer Astra Motor Jateng bersama jaringan Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) di Kota Semarang, Jawa Tengah untuk pilot project-nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pilot project Kota Semarang. Tentunya setelah kita lihat, evaluasi, nanti menyusul kota lainnya," kata Sukamto di kantornya, Jalan Gajahmada Semarang, Rabu (26/4/2017).
Teknisnya, jika ada pengguna motor Honda mengalami kendala terhadap motornya di tengah jalan pada malam hari, di tempat sepi, atau kondisi yang butuh pertolongan mekanis, maka bisa menghubungi Emergency Call Honda 081575988889.
Ada 7 motor mekanik dan 1 unit mobil yang siap datang ketika pengguna motor Honda membutuhkan kapanpun dan di manapun di wilayah Kota Semarang. Untuk jasa mekanik digratiskan, namun jika harus mengganti sparepart maka konsumen hanya dibebankan biaya sparepart itu.
"Kita sediakan hal yang sifatnya darurat. Untuk jasanya gratis. Kalau sudah masuk sparepart ya dimasukkan biaya," tandas Honda Customer Care Centre Head Astra Motor Jateng, Yohanes Sanca.
Sementara itu Technical Service Departement Head Astra Motor Jateng, Visiawan Andhika menambahkan setidaknya ada 4 kategori yang bisa meminta bantuan emergency call yaitu mogok karena disfungsi suku cadang yang biasanya terjadi karena tidak melakukan servis rutin.
"Kemudian mogok karena banjir. Terus motor bunyi atau menyala tapi tidak bisa jalan misal karena rantai putus. Yang keempat karena kecelakaan," ujar Visiawan.
Jika kerusakan cukup parah dan tidak bisa ditangani mekanik yang datang, maka bantuan mobil akan datang dan motor milik konsumen akan dibawa ke bengkel untuk diperbaiki.
Sukamto pun menegaskan layanan itu bisa menjangkau 16 Kecamatan di Kota Semarang. Bertambahnya fasilitas tersebut untuk menambah kenyamanan para pengguna Honda.
"Jadi ada value lain, konsumen berpikir tidak salah pilih motor. Motor aman, pengendara nyaman," tandas Sukamto. (alg/lth)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin