Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), Suwandi Wiratno menegaskan, hal itu terjadi karena ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Itu oknum. Jadi kalau dipersulit atau gimana, cari diler yang bisa (tidak dipersulit untuk) beli cash," ujarnya saat dihubungi detikOto, pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rasio orang beli cash masih 35 persen, kalau dipersulit atau gimana saya enggak tahu dia pergi ke diler mana, kan banyak diler. Kecuali rasio kredit kendaraan 100 persen umumnya kredit," kata Suwandi.
Lebih lanjut Suwandi mengatakan, hal tersebut lebih tertuju kepada sales yang berhubungan langsung dengan konsumen, saat menjual kendaraan tersebut. "Lebih kepada sales, ya sales kan tujuannya mereka cari komisi," tutupnya.
(khi/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya