"Selama ini volume penjualan di 22 Kabupaten Jawa Tengah terbilang baik, rata-rata sebulan, Honda Jateng mampu menjual 5.500 unit Scoopy model lama. Sebagai perbandingan, kami bisa capai market share di kelas skutik retro modern ini di angka 87,7%," kata Kepala Wilayah Astra Motor Jateng Yohanes Kurniawan.
Dengan adanya model baru ini, lanjut Kurniawan, Astra Motor Jateng cukup optimis bisa mendistribusikan All New Scoopy ini lebih banyak 30% dari sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Motor sendiri sudah diluncurkan pekan lalu di Surakarta pada 8 April 2017. Setidaknya ada lebih dari 1.000 warga Solo yang memadati atrium Solo Square guna menyambut kedatangan motor retro modern teranyar Honda, All New Scoopy, di Jawa Tengah.
Skutik retro yang hadir dalam 3 pilihan varian dengan 8 warna ini sudah tersedia di seluruh jaringan Honda Jateng dan dibandrol dengan harga Rp 18.650.000 (On The Road) untuk 22 Kabupaten wilayah pemasaran Astra Motor Jateng.
Kurniawan mengatakan bahwa selama ini antusias masyarakat Jateng terhadap skutik retro Honda Scoopy sangat tinggi. Sejak, dikenalkan pada 2010 lalu, penjualan Honda Scoopy di Jateng konsisten menyumbangkan 11% kontribusi terhadap penjualan varian Scoopy nasional.
"Akibat antusias terhadap model Scoopy yang tinggi, Jawa Tengah menjadi region pertama pertama meluncurkan produk ini kepada publik, setelah dikenalkan secara resmi oleh AHM selaku pabrikan beberapa waktu yang lalu," pungkas Kurniawan.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!