Motor listrik dari Emflux itu diklaim bisa berlari 0-100 km/jam dalam waktu 3,5 detik saja. Motor ini juga bisa mencapai kecepatan puncak hingga 170 km/jam. Pengisian ulang terbilang cepat, 80 persen baterai penuh bisa hanya dalam waktu 36 menit saja berkat charger cepat DC.
Emflux pertama kali ditemukan oleh Mittal, alumni ITT Delhi dan Ankit Khatry, lulusan dari Indus Business Academy. Mereka berencana mengembangkan Emflux jadi motor prototipe dan bisa dipamerkan di India Auto Expo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, lintasan pengisian ulang, komponen pendukung motor listrik, sasis, lengan ayun, suspensi, transmisi, panel bodi, dan lampu juga bakalan dibuat di dalam rumah bukan di pabrik yang besar
Model pertama diproduksi dalam jumlah terbatas hanya sekitar 200 unit saja dengan harga sekitar 500.000 Rupee atau sekitar Rp 102 jutaan. Model prototipe yang pertama bakalan menjadi motor dengan full-fairing.
Tak hanya itu, meski perusahaan baru, model kedua pun telah disiapkan dengan harga yang lebih murah dan dalam kategori naked tapi performa tak kalah dengan model yang pertama.
Foto: Pool (Drivespark) |
Model 2 ini ditawarkan dalam dua versi satu dengan daya jelajah 150 km sementara satu lagi mencapai daya jelajah 220 km. Ada juga model 3 dengan spesifikasi yang lebih baik dari Model 1.
Kendaraan bertenaga listrik kini telah menjadi alternatif pilihan transportasi sehingga itu yang menjadi pertimbangan Emflux mengembangkannya dan menjadikannya prioritas. (dry/lth)












































Foto: Pool (Drivespark)
Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk