CEO BMW Motorrad Indonesia, Joe Frans bercerita mengenai perkembangan moge BMW di Indonesia sejauh ini. Kepada media Joe mengatakan, kebijakan pemerintah menjadi salah satu yang menyebabkan harga produk mereka masih cukup tinggi.
"Harga mahal itu kan tergantung kebijakan pemerintah, di mana kendaraan di atas 200cc dan 500cc ada PPN barang mewah. Tapi kita masih berkisar di bawah 200 jutaan," ungkap Frans.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penjualannya kita tidak bisa disclose, ya, maaf. Karena ini memang agak sensitif, motornya motor besar," ujarnya.
Tetapi kemudian ia menjelaskan bahwa terdapat dua model yang menjadi andalan mereka selama ini. "Untuk backbone kita tetap masih R1200GS Adventure, yang kedua masih R NineT," jelas Frans.
R1200GS Adventure menyumbang sekitar 60 persen dari total penjualan BMW Motorrad tahun lalu. R NineT di posisi kedua dengan menyumbang 30 persen, sementara 10 persen lainnya terbagi pada tipe motor BMW yang lain. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!