Triumph pun yakin mereka akan bisa mengembangkan Triumph di Indonesia, jadi tidak takut akan bernasib sama dengan agen pemegang merek sebelumnya. "Tidak yah. Karena ownernya sendiri customer Triumph, bikers juga, kedua karena motor ini (Triumph) dari segi bisnis bisa maju," ujar Direktur Penjualan dan Pemasaran GAS, Sapta Hariaji, kepada detikOto di Jakarta, Jumat (3/3/2107).
Dari segi karakter dan harga Triumph dikatakannya, juga sebagai faktor Triumph berkembang. "Karena motor ini punya lifestyle, dan harganya pun bersaing," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT













































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Asal Usul Mobil Porsche Pakai Pelat Dinas Kemhan, Ngakunya dari Orang Tua
Cara Malaysia Kurangi Mobil Tua: Kasih 'Duit' buat Ganti Mobil Baru