"Ya memang banyak proposal yang sudah dimasukan, ini kan pro kontra ya, katanya akan ada suatu hal yang pilih kasih kalau hanya untuk motor besar saja (masuk jalan tol). Tapi kalau kita lihat lagi, di beberapa negara Italia contohnya, hanya motor dengan cc berapa, yang boleh masuk ke dalam jalan tol, karena memang (motor di atas 500cc), ada minimum kecepatannya," ujar Managing Director Ducati Indonesia, Dhani Yahya akhir pekan lalu.
Ini Isi Surat Permintaan Pengguna Moge Soal Masuk Tol
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
detikOto di tol Italia Foto: Dadan Kuswaraharja |
Foto: Ducati |
Di Indonesia ada beberapa tol yang memperbolehkan motor boleh masuk seperti tol Bali Mandara dan Suramadu. Dhani mengakui, motor dengan kapasitas mesin 500 cc ke atas tersebut akan lebih aman bila dikendarai di jalan tol. Jika motor digunakan di jalan biasa, lebih rawan mengalami kecelakaan.
"Karena traffic orang kan, justru lebih safe mereka untuk istilahnya mengatur kecepatan maksimum di tol tersebut dibandingkan di jalan raya biasa, karena ada penyeberangan kadang-kadang, ada motor enggak melihat, dan lainnya, risikonya seperti itu. Makanya motor besar sekarang sering terlihatnya di weekend saja sering digunakannya," tambahnya.
Pengguna Moge Berusaha Masuk Jalan Tol
Jika motor besar boleh melaju di jalan tol, Dhani yakin akan berpengaruh positif dari sisi safety dan pertumbuhan penjualan motor besar. "Dan ini juga dapat berdampak positif terhadap berkembangnya motor besar, bukan hanya Ducati, tapi semua," tuturnya. (khi/ddn)












































detikOto di tol Italia Foto: Dadan Kuswaraharja
Foto: Ducati
Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini