Direktur Pemasaran Astra Honda Motor (AHM), Margono Tanuwijaya memprediksi, penjualan motor bebek akan turun. Mungkin di tahun 2017 ini motor bebek hanya menyumbang sekitar 10 persen dari total penjualan sepeda motor di Indonesia.
"Tahun ini di angka 10 persen mungkin. Kalau segmen bebek ini orang-orang yang cenderung membeli motor yang fungsional. Orang yang konservatif, cari motor irit, hanya dipakai kerja, tidak terlalu mementingkan model," kata Margono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Segmen itu tetap ada, tapi dengan generasinya berubah, income per kapita naik, itu akan berubah. Orang lebih cenderung beli motor lifestyle," ujarnya.
Motor bebek biasanya lebih diminati di daerah-daerah. Sementara di perkotaan, beberapa perusahaan pun membutuhkan motor bebek sebagai kendaraan operasionalnya.
"Di Jakarta juga ada company yang seperti jasa kurir, itu kan butuh motor yang irit, enggak perlu model dan sebagainya. Itu tetap masih ada lah, cuma berapa persennya, makin sedikit. Nol persen sih enggak," kata Margono. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!
Cuma Menepi Lihat Maps, Preman Tanah Abang Palak Mobil 'Pelat Luar' Rp 300 Ribu