Hal tersebut disampaikan Managing Director Ducati Indonesia, Dhani Yahya, saat acara meet & greet bersama pembalap anyar Ducati MotoGP, Jorge Lorenzo.
"Target kita di tahun ini 200 unit lebih," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Market akan picking up di tahun 2017 ini, banyak hal lah contoh di Jakarta kan Februari ini kita ada pemilihan gubernur, kita harapkan yang terbaik tentunya, dan ini akan membawa katakanlah investasi yang baik yang nanti masuk di Indonesia," tutur Dhani.
Selain itu ada juga beberapa faktor yang dapat meningkatkan perekonomian Indonesia, lanjut Dhani, sehingga industri otomotif khususnya di kelas premium seperti Ducati, meningkat di tahun ini.
"Pertama consumption, consumption local Indonesia sudah cukup kuat, waktu saat Eropa krisis Indonesia masih bisa survive, terus yang kedua mengenai industri infrastructure yang sudah mulai membaik, dan ada beberapa industri yang bisa jadi substitute, contohnya tourism, dari mulai banyaknya penerbangan, tempat makan tempat penginapan dan lain-lain yang berkembang. Jadi kita melihat dengan 3 pilar tadi akan mengembalikan ekomoni indonesia dan untuk market premium juga akan naik," ucap Dhani.
Jadi pada intinya, target 200 lebih yang dibidik Ducati Indonesia akan tercapai jika perekonomian Indonesia membaik. "Tentunya," pungkas Dhani (khi/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini