"Jadi ada tujuh produk yang kemarin diluncurkan di EICMA, sudah ada press relase juga dari EICMA," ujar Managing Director Ducati Indonesia, Dhani Yahya kepada wartawan, di Jakarta.
Ketujuh produk tersebut di yakini sebagai produk yang akan mendorong penjualan Ducati di Indonesia. "Jadi produk ofensif dari Ducati global is very strong jadi kita sangat yakin dengan produk ofensif dari mereka, yang mana growth sendiri dari Ducati sudah bagus tahun lalu, yang mana semua katakanlah stagnan, kategori going market growth 10 persen, tahun ini pun dari diprediksi kita akan growth 10 persen," tutur Dhani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Motor apa saja? Dhani kembali mengonfirmasi motor-motor itu sudah dirilis Ducati di Eropa, seperti Scrambler, Monster dan lainnya. "Mungkin karena Indonesia paling relevan yaitu Scrambler, Sixty2 yang menjadi backbone kita tetap akan mengandalkan tiga color, setelah itu di (mesin) 800 akan ada (Scrambler) Icon, dan Classic tambah color lagi yang satu putih. Setelah itu kita punya Cafe Racer dan Desert Sled, itu dari kelas naked bike," ujarnya.
Berikutnya adalah Ducati Monster. "Naked bike yang kedua yang merupakan legendary, bahkan tidak perlu lihat mereknya, tidak perlu melihat di tangki mereknya apa, tulisannya, begitu melihat teralisnya orang akan tahu itu Ducati Monster. Motor itu sebenarnya di Indonesia yang paling besar populasinya kita akan punya dengan engine 797 atau sama dengan yang Scrambler 800, itu akan kita luncurkan juga akan ada 3 varian color," kata Dhani.
Selanjutnya Ducati juga akan menghadirkan varian baru di segmen motor Touring. "SuperSport kita tahu bahwa itu untuk setangnya ataupun karakternya adalah sirkuit, tapi dengan riding position yang cukup laid back ya istilahnya untuk pakai harian. Terus kita akan bawa Supersport dalam dua tipe, Supersport yang biasa dan Supersport S," tutur Dhani.
Tidak lupa dari segemen dual purpose/adventure, juga akan dihadirkan varian baru. Yaitu Multistrada dengan varian yang memang lebih terjangkau dari sisi harga. "Besarnya masih sama dengan 1200 yang base, itu akan ada yang 950," tambah Dhani.
Varian-varian terbaru tersebut akan langsung tersedia dan bagi konsumen yang berniat memilikinya tidak perlu inden. "Jadi tidak ada pending lagi. Kalau kemarin kita selalu ambil dulu produk yang dari Bologna, jadi untuk perkenalan saya rasa untuk strategi tahun depan kita akan langsung bawa sekalian untuk stok jualan," pungkas Dhani.
Banyak juga ya, Otolovers mau beli yang mana? Nabung dulu ya...
(khi/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu