"Karena kita melihatnya ini adalah kompetisi, dan kita melakukan strategi seperti apa yang biasa kita lakukan. Jadi kita tidak terlalu peduli lah," ujar Head of Marketing PT TVS Motor Company Indonesia, Rizal Tanjung.
Menurutnya, dugaan kartel tersebut tidak diyakini benar adanya, jika melihat kompetisi di pasar otomotif roda dua saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini YIMM dan AHM diduga melakukan pengaturan harga produk skuter matik di kelas 110cc dan 125cc. Dan TVS sebagai salah satu produsen kendaraan roda dua, turut diminta keterangannya sebagai saksi. (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Haram Dilakukan saat Ujian Praktik SIM C, Sepele tapi Bikin Auto Gagal
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Harga BBM di Malaysia Turun, Bensin RON 95 Non-subsidi Setara Rp 15 Ribuan