"Suzuki alami penurunan cukup besar, 2005 penjualan kita 900 ribu unit per tahun sampai tahun kemarin 109 ribu unit," ujar Dept Head of Marketing & Sales 2W PT. Suzuki Indomobil Sales Yohan Yahya, di Gedung KPPU, Jakarta.
Selain itu, perubahan kebiasaan masyarakat koni telah berubah. Misalkan dahulu model motor baru hadir 45 tahun, atau yang paling dekat 5 tahun paling lama, sementara saat ini 6 bulan selera masyarakat sudah berubah. Mereka selalu mengingikan produk baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SIS sendiri bukannya tidak mau mengikuti tren, melainkan butuh biaya yang besar dalam mengembangkan satu motor ditambah respon pasar yang kurang baik.
"Mungkin motor kita ketinggalan model kota kalau kita bisa advance dari teman-teman lain ya saya rasa bisa bersaing. Untuk develop satu motor butuh biaya besar," tutur Yohan. (dry/rgr)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?
Iran Hujani Israel dengan Rudal, Kendaraan Rusak Dievakuasi dari Lokasi Ledakan