Dengan begitu, agen pemegang merek (APM) merasa sulit untuk menentukan harga jual sepeda motor.
"Situasi di Indonesia fluktuatif. Sehingga menetapkan (harga) sekali setahun itu repot. Karena itulah bisa terjadi beberapa penyesuaian-penyesuaian," ujar Direktur Marketing dan Pemasaran, Toshio Kuwata, di Gedung KPPU, Jakarta, Rabu (5/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi dalam situasi yang kami alami saat ini musiman seperti hari raya dan sebagainya tidak seberapa. Lebih ke fluktuasi kurs dan sebagainya. Tapi kalau dikatakan mengabaikan tapi yang jelas kalau hanya ditentukan di awal tahun aja repot," jelas Toshio.
Sebelum menjualnya ke pasaran, pihak Kawasaki pusat pun telah menentukan harga jual yang nantinya diberikan ke diler dan diserahkan ke diler untuk harga jual ke konsumen.
Yang jelas Kawasaki sudah memiliki formula perhitungan yang juga sudah menguntungkan.
"Kami menerapkan harga kami baru dikasih ke diler nanti diler tentukan. Kawasaki sendiri mempunyai harga yang sudah menguntungkan," tutur Toshio. (dry/rgr)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Digugat ke MK, Pengendara yang Merokok Diminta Dicabut SIM-nya
Modal Peluit, Jukir Liar di Minimarket Bisa Dapet Rp 9 Juta/Bulan