Demi mewujudkannya, Bupati Lahat, Saifudin Aswari Riva'i siap menggelontorkan dana untuk membangun sirkuit sekelas Grand Prix di Lahat.
"Pembangunan sirkuit ini terinspirasi dari sirkuit di Malaysia yang berada di kota kecil namun bisa digunakan untuk kompetisi di dunia. Sumsel ke depan mau bangun sirkuit GP, untuk mendukung hal itu saya berniat untuk membangun sebuah sirkuit kecil. Karena saya belajar lihat Malaysia di kota kecil, tapi ada sirkuitnya seperti Shah Alam," ujar Bupati Lahat, Saifudin Aswari Rivai saat berkunjung ke kantor detikcom, Jumat (9/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Potensi di Indonesia menggeliat tapi terbatas nggak ada fasilitasnya, banyak balap liar ini yang membuat saya berpikir harus buat satu sirkuit yang nantinya bisa dipakai untuk Gokart, Indo Prix. Saya bangun sendiri di tanah saya 10 hektar tanpa bantuan pemda tapi dana pribadi," ungkap Wari.
Pembangunan sirkuit ini menelan biaya sekitar Rp 800 juta memanfaatkan kebun karet yang sudah tidak produktif lagi. Lintasannya memiliki panjang 1,6 km dengan lebar 14 m, lintasan dalam 10 m, serta bisa digunakan untuk drag race sepanjang 400 m. Saat ini pembangunannya sudah dimulai dan baru mencapai persen.
"Sudah land clearing jadi udah sekitar 5 persen, 4 bulan lagi kelihatan bentuk lintasannya," jelas Wari. (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...