"Buat di IMOS ada yang baru untuk berapa apanya masih disiapkan promonya apa masih disiapkan, kalau kemarin di PRJ kan ada tuker tambah kalau yang IMOS belum masih disiapkan semuanya yang jelas motor baru ada," ungkap Asisten GM Marketing Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Mohammad Masykur, kepada wartawan di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (7/9/2016).
Pameran IMOS akan dilaksanakan pada 2-6 November di Jakarta Convention Center. YIMM sendiri menargetkan pada tahun ini bisa menjual 2 juta unit nasional, namun berdasarkan data AISI hingga Agustus kemarin baru mencapai sekitar 1. 045.875 unit. Angka ini turun jika dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama yang mencapai 1.949.850 unit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang demand di tahun ini sebenarnya dari tahun kemarin di low middle class turun drastis awalnya kenaikan BBM, BBM terkoreksi harga tetap naik juga, listrik juga subsidi kan akan dicabut, nah yang subsidinya dicabut itu nah itu kan kelasnya mereka kebanyakan, di Jakarta PHK juga banyak itu juga pengaruh," kata Masykur.
Masykur menambahkan melalui IMOS salah satunya itu menjadi cara YIMM untuk meningkatkan penjualan.
"Salah satu cara ya dengan IMOS seperti kemarin juga kan di PRJ kita genjot jual 6 ribuan, sama promo akhir tahun nanti," tuturnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Motor Listrik MBG Jadi Perhatian KPK
Muncul Dugaan Harga Asli Motor MBG Rp 8 Jutaan, Benarkah?