"Saya akan menyampaikan disini bahwa, tidak ada kartel itu aja. Saya tidak akan berandai-andai. Saya percaya anggota saya taat. Kalau terjadi itu kartel, engga perlu pasang iklan, bagi-bagi hadiah ke konsumen segala macem. Udah bagi-bagi saja, harganya segini, kamu menguasai daerah itu, daerah ini," tambah Gunadi.
Gunadi Sindhuwinata yang dihadirkan dalam di sidang lanjutan Komisi Pengawas Persaingan Usaha terkait dugaan kartel PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), dan PT Astra Honda Motor (AHM), mengatakan di sela-sela sidang bahwa, dirinya sangat yakin anggota dari AISI, tidak akan melakukan tindak pelanggaran seperti kartel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara ketika ditanyakan mengenai indikasi pertemuan antar petinggi YIMM dan AHM di tempat golf, Gunadi tidak terlalu memikirkannya. Dan kembali menyatakan keyakinannya kalau tidak ada kartel antara Honda dan Yamaha.
"Kalau saya tidak tahu yang ada pertemuan di golf itu, saya mau mengenyampingkan hal tersebut. Saya mau melihat kenyataan bahwa, persaingan ini terjadi. Kalau ada kesepakatan seperti yang tadai saya katakan, bagi kue aja, kalau ada kesepakatan saya samakan saja harga kenapa mesti masang iklan. Itu kenyataan itu menunjukkan bahwa ini adalah pasar yang terbuka dan bersaing," tegas Gunadi.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas