"Gini, kan pemerintah ini kan memang punya program langit biru, sebenarnya kita dari indsutri itu sangat mendukung program pemerintah itu," ujarnya kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (2/9/2016).
Margono mengatakan bahwa langkah awal AHM untuk mendukung program pemerintah sudah dimulai sejak AHM mencanangkan 100% fuel injection untuk Euro3.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu Margono juga menjelasan alasan AHM mengadakan program uji coba motor listrik untuk mengetahui perilaku dari konsumen.
"Pengen tahu rating habit. Jadi misalkan begini, tadi ada pertanyaan paling rendah berapa, nah kan ini setara dengan motor 50 cc, kalau dipakai oleh masyarakat Indonesia ini, sebenarnya cocok atau engga sih dengan kebiasaan mereka sehari-hari, gitu," ungkap Margono.
Jadi pada intinya, Margono menjelasakn bahwa bila ingin mendorong perkembangan motor listrik, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan.
"Dari regulasinya, produknya sendiri, dan juga safety-nya bagaimana, kebutuhan konsumen gimana. Kalau di daerah-daerah misalkan, jalanan dengan tanjakan yang berat, ini kan daya tanjakannya 12 derajat, terus juga infrastrukturnya ngecas gimana, jadi cuma bisa dipakai 30-40 km harus dicas. Nah kalau mau ngecas di rumah engga apa-apa, tapi kalau di jalan gimana, kalau HP kan ada powerbank, kalau ini kan engga bisa begitu," tambah Margono. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!