Ini Alasan Klasik Pemudik Gunakan Sepeda Motor

Ini Alasan Klasik Pemudik Gunakan Sepeda Motor

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Jumat, 01 Jul 2016 11:45 WIB
Ini Alasan Klasik Pemudik Gunakan Sepeda Motor
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Mudik lebaran tinggal menghitung hari, masyarakat mulai berbondong-bondong bersiap untuk mudik lebaran.

Tidak terkecuali masyarakat yang memilih mudik memakai kendaraan roda dua, yang terbilang memiliki resiko kecelakaan tertinggi dibanding kendaraan lainnya.

Menurut Yamaha ada beberapa hal yang membuat pemudik nekat menggunakan motor untuk perjalanan mudiknya. Berikut adalah beberapa alasan yang sering di pakai masyarakat mudik naik motor:

1. Naik Motor lebih irit

Foto: Hardani Triyoga
Alasannya dipilih sepeda motor untuk melakukan mudik, tidak lain karena naik motor itu lebih irit.

Memang hal itu benar, tetapi banyak pengendara yang tidak memperhatikan aspek keamanannya. Yamaha berpendapat bahwa pemudik yang menggunakan motor hanya megejar iritnya saja tanpa memperhatikan aspek safety-nya. Contohnya para pemudik yang melebihi ketentuan penumpang dan barang bawaan yang berlebihan.

Yamaha menyarankan, memang tidak masalah untuk mengendarai sepeda motor untuk bisa balik ke kampung halaman. Tentu tidak dilarang juga untuk membawa penumpang dan barang-barang.

Akan tetapi Yamaha mensarankan, para pemudik tidak membawa penumpang lebih dari satu orang, dan barang yang tidak terlalu banyak agar tidak mengganggu kestabilan saat berkendara.

2. Lebih cepat sampai

Foto: Rengga Sancaya
Alasan ini juga tidak bisa dibantah, naik motor pasti lebih cepat sampai, lebih fleksibel apa lagi pada saat macet menghadang.

Menurut Yamaha, para pemudik yang terlalu ingin cepat sampai kampung halaman. Terkadang tidak menerapkan sistem berkendaa dengan baik. Bahkan terkadang gaya berkendara pemudik serasa layaknya seorang pebalap.

Berkendara tidak aman dengan selap-selip sana-sini, ngebut tak tentu arah, yang penting cepat sampai tanpa memperdulikan keselamatannya, maupun keselamatan penumpang yang dibawanya. Sehingga Yamaha mensarankan agar setiap pengendara untuk lebih memperhatikan keselamatan berkendara.

3. Agar lebih mudah bersilaturahmi

Foto: Rengga Sancaya
Ya, memang motor akan lebih mudah digunakan saat sudah sampai ke kampung halaman.

Untuk berkeliling kerumah kerabat saudara, apalagi kalau jalanan di kampung halamannya kurang luas, motor akan sangat praktis untuk digunakan, tetapi sekali lagi Yamaha mengingatkan untuk tidak meninggalkan unsur keselamatan.

4. Untuk Pamer

Foto: Grandyos Zafna
Nah ini dia, alasan yang paling membahayakan. Sudah negbut-ngebutan di jalan, bawa barang berlebihan, sampai kampung halaman motor dibuat pamer ke tetangga di kampung.

Yamaha menilai banyak tipe pemudik motor yang seperti ini, memang niat utamanya adalah show off kepada sanak family di kampung halaman. Tentu hal ini tidak disarankan, terlebih untuk dilakukan.

5. Kesimpulan

Foto: Agung Pambudhy
Dari empat poin di atas, apakah bahaya mudik dengan berkendara sepeda motor?

Yamaha menilai tentu tidak salah jika mudik menggunakan sepeda motor. Namun setiap pengendara sepeda motor disarankan untuk menerapkan sistem safety riding.

Yaitu tindakan pencegahan bukannya pengobatan. Trilogi kecelakaan karena adanya 3 unsur yaitu manusia, kendaraan dan jalan, akan tetapi yang paling berpengaruh adalah manusianya.

Karena manusianya yang harus dapat mengontrol semua. Jadi bahaya atau tidak, tergantung dari pengendaranya.
Halaman 2 dari 6
(lth/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads