Menurut Ketua Umum Asosiasi Industri Speda Motor Indonesia (AISI) Gunadi Sindhuwinata, surutnya pasar kendaraan roda dua di Indonesia dikarenakan pengaruh ekonomi global.
"Faktornya jelas ini pengaruh ekonomi global yang mempunyai dampak juga ke Indonesia makanya juga pertumbuhan ekonomi Indonesia kita menurun," ujarnya di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gunadi berharap, penjualan motor di tahun ini setidaknya sama dengan jumlah penjualan motor tahun sebelumnya. Dengan begitu, diharapkan penjualan motor akan tumbuh lagi di tahun depan.
"Paling tidak kami mengharapkan setidaknya bisa mencapai sejumlah yang kami hasilkan tahun lalu. Nah dengan demikian kita harapkan speda motor akan lebih baik paling tidak pertengahan tahun depan," tutur Gunadi.
"Tapi tidak serta merta dia akan mempunyai pengaruh terhadap tumbuhnya pasar, dan pertumbuhan pasar ini pertengahan tahun. Cuma berapa cepatnya itu satu pertanyaan. Paling tidak lebih baik," tambah Gunadi.
Merujuk pada data AISI, di lima bulan pertama 2016 sebanyak 2.444.010 unit terjual. Angka itu sedikit turun tipis dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 2.599.448 unit. (rgr/rgr)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas