Direktur Pemasaran PT AHM, Margono Tanuwijaya mengaku tidak kawatir terkait kabar tersebut.
"Bagus dong ada Gesits. Yang motor listrik itu ya? Bagi kita tidak ada masalah (bentuk bodi mirip Vario). Di dalam bisnis pasti ada baik atau buruknya. Sudah hal umum yang seperti itu," ungkap Margono, Sabtu (14/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk bodi, anak-anak (mahasiswa ITS) melihat dari yang ada di pasaran saat ini dan yang disukai orang Indonesia. Kita belum uji jalan karena kemarin kita hanya melihat integrasi sistem bodi dengan kelistrikan," kata M. Nur.
Sementara pengembangan teknologi pada motor, dijelaskan M. Nur terinspirasi dari dua motor yang dipasarkan oleh Garansindo yaitu Italjet dan Zero. Kedua motor listrik tersebut turut masuk dalam daftar pustaka riset tim motor listrik ITS.
"Inspirasi dari Zero ada pada sistem penggerak menggunakan belt, bukan rantai. Dan banyak teknologi lain yang kita jadikan daftar pustaka riset atau referensi. Jadi Italjet, Zero, dan banyak teknologi (motor listrik lain) yang kita jadikan daftar pustaka atau referensi," tuturnya. (nkn/rgr)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Cuma Menepi Lihat Maps, Preman Tanah Abang Palak Mobil 'Pelat Luar' Rp 300 Ribu