Hal ini terjadi di diler-diler motor Jepang, termasuk Yamaha. Jadi jika konsumen punya motor bekas Honda dan ingin membeli motor Yamaha, motor bisa langsung tukar tambah.
Asisten GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manafacturing (YIMM) Mohammad Masykur kepada detikOto di arena IIMS, JI Expo Kemayoran, Jakarta mengakui ada fenomena ini.
"Enggak ada masalah. Untuk trade in ini kami bekerja sama dengan penjual atau diler motor bekas. Mereka yang memiliki taksiran harga motor bekas. Nantinya harga motor bekas itu diubah menjadi uang muka untuk motor baru," jelasnya.
Dengan demikian, Yamaha tidak mematok berapa harga motor bekasnya. "Yang memberikan penilaian ya diler motor bekas tadi," ujarnya.
Masykur menambahkan, memang dari sisi penjualan, trade in dengan merek lain itu menambah angka penjualan Yamaha, tapi porsinya sedikit. Mengenai berapa persentasenya, Masykur mengaku belum dapat data pastinya.
Yang pasti dengan trade in semacam ini, konsumen diberikan kemudahan, tak perlu lagi repot-repot mencari harga jual yang pas di showroom motor bekas. (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya