Kabar terkait Mabua berhenti menjadi agen Harley berhembus setelah beredarnya surat pernyataan Mabua yang beredar di kalangan wartawan. Tertulis Mabua yang beroperasi sejak 1997 itu memutuskan untuk tidak memperpanjang keagenan terhitung 31 Desember 2015 lalu.
Kabar tersebut sampai kepada para pemilik Harley-Davidson yang bergabung dalam komunitas Harley-Davidson Owners Group (HOG). Mereka khawatir terkait servis dan ketersediaan suku cadang jika Mabua benar menutup keagenan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam surat yang beredar, Mabua Motor Indonesia melepas keagenan Harley-Davidson di Indonesia dikarenakan beberapa hal seperti pelemahan nilai tukar rupiah, pajak importasi untuk motor besar mencapai 300 persen, serta turunnya minat beli konsumen.
Presdir Mabua Harley-Davidson Indonesia Djonnie Rahmat mengakui adanya surat tersebut. Dia akan mengklarifikasinya kepada wartawan pekan depan.
Berikut surat yang beredar tersebut:
![]() |













































Komentar Terbanyak
Haram Dilakukan saat Ujian Praktik SIM C, Sepele tapi Bikin Auto Gagal
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun