General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, A. Indraputra mengakui memang penggemar motor trail di Indonesia ada. Namun, kalau bicara jumlah, peminat motor trail tak terlalu banyak.
"Kita sih memperhatian terus. Kalau bilang pasar sih pasti ada. Cuma seberapa besar?," kata Indra menjawab pertanyaan detikOto saat ditemui di Kemang, Jakarta, Rabu (13/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lebih banyak pasar custom daripada datengin utuh yang harganya lebih tinggi. Sampai sekarang masih seperti itu. Tapi mungkin yang hobi banget mungkin prefer yang built up," katanya.
"Pasarnya ada. Tapi kembali lagi, seberapa besar. Misalnya pasarnya 100 orang, mungkin 75 persennya yang menengah ke bawah yang sanggup hanya bikin custom," lanjutnya.
Selain itu, sebelum menjual motor baru, Honda harus mempersiapkan segala hal. Termasuk layanan purna jual.
"Kan kalau kita masukin gitu-gitu kan enggak cuma masukin gitu aja. Kita harus mikirin after sales-nya, bantak faktor yang kita pertimbangkan," ujar Indra. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Akhir Cerita Patwal Senggol Mobil Warga saat Lagi Ngawal Range Rover Pelat Dinas