Ducati Siap Luncurkan Motor Termurah Sampai Termahal di Indonesia

Ducati Siap Luncurkan Motor Termurah Sampai Termahal di Indonesia

Niken Purnamasari - detikOto
Selasa, 12 Jan 2016 11:07 WIB
Ducati Siap Luncurkan Motor Termurah Sampai Termahal di Indonesia
Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta - Ducati bersiap meluncurkan semua tipe motornya di Indonesia. Mulai dari motor seperti Ducati Diavel, Hypermotard, Monster, Multistrada, Scrambler dan Superbike.

Selain itu model yang baru diluncurkan akhir tahun lalu seperti Ducati Multistrada 1200 Enduro dan Pikes Peak terbaru, Superbike 959 Panigale yang sporty, Hypermotard 939 akan segera terlihat di jalanan di Indonesia.

Cruiser ekslusif XDiavel dan entry level Scrambler Sixty2 juga tak ketinggalan akan diboyong. Motor-motor ini akan diimpor oleh Garansindo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Garansindo memiliki keahlian di segmen premium diIndonesia dengan sejarah yang kuat dan berkomitmen untuk mencapai kesuksesan dengan mengimplementasikan strategi yang hanya akan menghadirkan produk berkualitas tinggi bersama dengan layanan terbaik untuk meningkatkan kepuasan pelanggan kami," ujar Managing Director PT Garansindo Euro Sports Dhani Yahya di Jakarta.

Dhani menuturkan untuk mendukung penjualan motor-motor premium itu akan didukung oleh layanan sales dan after-sales yang kuat di Jakarta yang segera akan dibuka, dealership di Surabaya untuk pasar Jawa Timur dan juga diBali untuk melayani konsumen di Indonesia bagian Timur. Garansindo akan terus memperluas jaringannya dalam tahun-tahun kedepan.

Jaringan harus diperluas karena motor ini tergolong cukup digemari di tanah air. Meski penjualannya tahun lalu mengalami penurunan.

Misalnya di Bali. General Manager Ducati Bali, Iqbal Maricar mengatakan estimasi penjualan Ducati di Bali turun hingga 23 persen. Faktor melesunya perekonomian dunia dinilai menjadi salah satu pengaruh turunnya penjualan Ducati di Bali

Faktor tersebut juga berpengaruh pada daya beli masyarakat di Indonesia yang lebih mementingkan untuk kepentingan primer sehari-hari dibanding untuk hobi. Selain itu, Iqbal juga menjelaskan bahwa penjualan sepeda motor di Indonesia sepanjang 2015 mengalami penurunan.

"Kalau kita melihat penjualan motor di Indonesia tahun 2015 semuanya mengalami penurunan. So far sih kita melihat 2015 memang ada penurunan. Estimasi penurunan sampai di 23 persen untuk 2015. Banyak faktor sih. Yang pertama kan memang ekonomi lagi lesu, ada perlambatan ekonomi di Indonesia," jelas Iqbal kepada detikOto.

"Momen harganya memang lagi naik semua. Masyarakat lebih ga ingin spend uang dulu, lebih cenderung nge-keep dulu uangnya untuk kebutuhan urgent. Kalau bicara hobby kan masih bisa dipending ga seperti kita beli nasi," tandasnya.

Untuk penjualan di wilayah Bali, meski menurun namun antusias dari konsumen yang membeli Ducati terbilang bagus. Soal angka penjualan sepanjang tahun lalu, Iqbal tidak dapat menyebutkannya secara detil.

"Ya Alhamdulillah rezeki ada saja dan penjualan di Bali bagus. Kalau angka kita ga bisa bicara," pungkasnya yang siap menyambut distributor baru Ducati di Indonesia. (nkn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads