Senin, 11 Jan 2016 16:32 WIB

Penggolongan SIM C, Tidak Akan Ubah Niatan Pabrikan Memboyong Moge

M Luthfi Andika - detikOto
Foto: detikOto Foto: detikOto
Jakarta - Wacana klasifikasi SIM C terus digodok kepolisian. Meskipun saat kebijakan ini diterapkan, takkan mengganggu jadwal peluncuran produk baru di segmen motor besar.

"Kami akan tetap mendatangkan motor besar (moge), kebijakan ini tidak mengganggu rencana pemasaran produk-produk bigbike Honda," ujar Deputy Head Corporate Communication Astra Honda Motor, Ahmad Muhibbuddin, Senin (11/1/2016).

"Kita akan melanjutkan rencana yang sudah disusun oleh perusahaan," tambahnya.

Hmm, terus model moge apa yang disiapkan Honda tahun ini ya? "Saya belum bisa bicara kalau soal itu. Ditunggu saja informasi lebih lanjutnya," kata Muhib.

Managing Director PT Triumph Motorcycles Indonesia Paulus Bambang Suranto mengharapkan pihak kepolisian mau mempertimbangkan agar pemilik SIM C2 bisa menggunakan semua jenis motor.

"Layaknya pengendara mobil, yang sudah memiliki SIM B1 dan B2 tidak perlu memiliki SIM A lagi," ujar Paulus.

Namun sebaliknya Paulus juga mengatakan untuk pengendara moge yang memiliki SIM C (polos), nantinya harus meningkatkan SIM mereka menjadi SIM C2. "Tapi rasanya jarang sekali orang membeli motor besar tidak mengikuti safety course," ujarnya.


(lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com