Produsen helm asal Korea Selatan, HJC, disebut-sebut memutus kontrak lebih cepat dengan juara dunia MotoGP 2015, Jorge Lorenzo. Namun, melalui akun twtiter-nya, HJC membantah tegas kabar tersebut.
Seperti dilansir Autoevolution, Minggu (22/11/2015), kabar tentang pemutusan kontrak itu pertamakali dilaporkan situs Canadian Motoplus. Alasannya, sebut media itu, karena HJC menilai kerjasama dengan juara MotoMG tiga kali itu tidak menguntungkan.
Namun, kabar tersebut segera dibantah oleh HJC. Melalui akun twitter-nya, HJC menegaskan Lorenzo masih menjadi brand ambasador nomor satu perusahaannya, dan kabar tentang pemutusan kontrak tersebut tidak benar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, helm yang berkabut saat dipakai pebalap bernomor 99 menjalani balapan di sirkuit Silverstone. Akibatnya, Lorenzo pun memperlambat laju motor yang dipacunya.
Hanya, HJC mempunyai alasan tersendiri sola ini. Menurutnya, hal itu terjadi karena saat Lorenzo tidak mengikuti instruksi yang tertera pada buku panduan.
Sementara itu, media online asal Kanada itu menambahkan, alasan lain pemutusan kontrak HJC itu dikarenakan ketidaksukaannya atas sikap Lorenzo dalam kontroversi antara Valentino Rossi dengan Marc Marquest. Tindakan Lorenzo juga dinilai tidak sportif kepada Rossi saat di Sepang.
Bahkan disebutkan, HJC juga kecewa lantaran pebalap asal Spanyol itu tak mengenakan helm HJC yang telah disiapkan secara khusus saat naik podium.
(arf/arf)












































Komentar Terbanyak
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta