Hal tersebut diungkapkan oleh Kasubdit Dityasa Ditlantas Polda Jawa Barat, AKBP Muhammad Tora di sela-sela acara edukasi safety riding di Polda Jawa Barat, Bandung, kemarin.
Saat pelaksanaan razia di jalan, petugas kepolisian menemukan sejumlah trik yang dilakukan oleh pelajar agar terhindar dari pantauan polisi. Caranya dengan mengganti celana seragam dan mengenakan celana biasa seperti jeans.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, kebanyakan dari pelajar tersebut masih dibawah umur untuk mengendarai motor. Mereka pun belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang menjadi syarat dan benda wajib yang dibawa oleh para pengendara.
Kendati demikian, Muhammad Tora melihat dari aspek sosiologis dan fenomena yang terjadi di masyarakat. Misalnya jarak rumah dan sekolah yang jauh serta belum memadainya angkutan umum. Alhasil, para pelajar tak punya pilihan selain naik motor.
"Kami tidak menutup mata melihat banyak pelajar kelas 1 sampai 2 SMA yang tidak punya SIM dan mengendarai motor. Tidak menutup kemungkinan juga karena alasan rumah mereka jauh dengan sekolah atau orangtua yang sibuk jadi tidak bisa mengantar. Angkutan umum juga belum memadai," ujarnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk