Lesunya penjualan Harley-Davidson diakibatkan dengan tingginya pajak motor mewah di Indonesia. Membuat agen Pemegang Merek (APM) PT. Mabua Motor Indonesia harus melakukan efisiensi.
Pajak tinggi yang dibebankan kepada motor mewah seperti Harley-Davidson membuat daya tarik penjualan menurun tahun ini. Apalagi hal ini membuat harga jual Harley dipasarkan kian melambung.
Untuk menyiasati kelesuan tersebut, pihak Mabua Motor melakukan efisiensi dengan pemindahan diler. Semula diler berada di kawasan Blok M, Jakarta Selatan kini resmi dipindahkan ke wilayah Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Segala aktivivtas yang terdapat di diler Blok M diberhentikan sejak 23 Oktober lalu. Pihak Mabua kini fokus pada pelayanan purnajual seperti servis perbaikan dan perawatan motor.
"Kita fokus saja pada motor lama tapi kita tingkatkan pelayanan purnajualnya mulai dari servis motor dan pelayanan lainnya," lanjut Djonnie.
Pada diler Harley-Davidson Pondok Pinang, terdapat showroom, fasilitas workshop perawatan dan perbaikan motor, Harley-Davidson Rental, serta Mabua Cafe.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!