Seperti dilansir Visordown, Jumat (30/10/2015), Kawasaki mengatakan, konsep ini tidak dirancang seganas H2. Sebaliknya, konsep ini didesain dengan material lebut dan lebih mewah.
Dengan begitu, motor ini lebih cocok digunakan kegiatan sehari-hari dan lebih nyaman. Namun, performa motor tetap bisa diandalkan sesuai dengan kebutuhan penunggangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Efisiensi bahan bakar bisa lebih maksimal berkat adanya flap yang dikontrol secara elektronik pada supercharger. Hal itu memungkinkan volume udara intake dan arah aliran udara disesuaikan untuk meningkatkan efisiensi.
'Pertama, kebutuhan mesin untuk memiliki kekuatan, kedua motor Kawasaki harus terus menyenangkan dan bermanfaat. Dan ketiga, ketergantungan yang sedang berlangsung pada keterampila Kawasaki Group memanfaatkan teknologi yang mutakhir untuk memperkaya kehidupan orang-orang di seluruh dunia," kata Presiden Kawasaki Motorcycle dan Engineering Company Kenji Tomida.
(rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!