“Konsumen yang kami bidik adalah konsumen berusia muda di perkotaan. Karena, segmen ini jumlahnya banyak dan pertumbuhan yang menggunakan sepeda motor terus bertambah, untuk mendukung mobilitas mereka atau untuk kegiatan rekreatif,” papar Unit Moto Asia-Pacific Marketing Manager Pirelli Asia Pte Ltd, Enrico Maria d'Aloja, di Subang, Jawa Barat.
Menurutnya, hasil riset menunjukan, sejak beberapa tahun terakhir masyarakat yang berusia muda yang porsinya terbanyak dalam struktur demografi Indonesia mengalami peningkatan tarfa hidup. Mereka telah bekerja dan mendapatkan penghasilan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Mereka tidak hanya menjadikan kendaraan sebagai penopang statusnya sebagai komuter tetapi juga untuk menyalurkan kesenangan mereka dalam kegiatan luar ruang, untuk turing misalnya. Ini jumlahnya terus bertambah. Ini pasar potensial,” kata Enrico.
Adapun pilihan motor kelas 150 – 250 cc, Enrico mengatakan karena seperti halnya di negara-negara Asia lainnya, segmen ini merupakan kelompok yang tengah berkembang. Kelompok ini merupakan segmen pemula di kelas motor sport. “Umumnya orang muda yang baru memasuki motor sport,” kata dia.
Sedangkan segmen bebek, meski tren pasarnya stagnan, namun memiliki penggemar fanatik yang cukup banyak karena pertimbangan tertentu termasuk kondisi geografis atau jalan. Oleh karena itulah, Pirelli menawarkan dua varian untuk kedua varian motor tersebut.
(arf/lth)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Prabowo Sebut Semua Mobil-motor Bakal Pakai Listrik, Orang Kaya Isi Bensin
Pujian Media Asing Buat Veda Ega Pratama usai Cetak Sejarah di Moto3